Belajar
forex psikologi trading - Aktifitas trading pada level manapun
umumnya sering meggunakan emosi, jika memang anda adalah seorang trader yang
memilki tingkat kecerdasan tinggi, namun hal tersebut tidak akan terlalu beguna
dalam trading, itu karena tidak bisa mengendalikan emosi anda. jangan terkejut
jika anda bertemu seseorang trader yang kecerdasan biasa saja, namun dia bisa
mendulang profit lebih banyak dan lebih konsisten dibandingkan dengan anda,
karena dia mempunyai penguasaan emosi dari pada anda.
![]() |
| Psikologi trading |
Kenyataanya banyak trader yang menemui kegagalan, itu
dikarenakan tidak dapat mengendalikan emosi tersebut. anda beberapa pameo yang
sebenarnya sudah masyhur dikalangan para trader, akan terapi sayangnya banyak
yang mengabaikan itu. Dibawah ini ada beberapa nasihat yang wajib anda turuti
sebelum anda terjun dunia trading.
Plan
your trade, trade your plan
Trading plan merupakan semacam aturuan , yang bisa anda
terapkan untuk diri anda. recanakanlah dengan sebaik-baiknya setiap strategi
trading anda, dan eksekusikan recana itu ketika tiba waktunya tanpa ragu-ragu.
Dalam pembahasan belajar forex kemarin sudah dibahas tentang pentingnya
menjalankan trading plan dengan kedisiplinan yang tinggi.
Jangan pernah
sesekalipun anda membiarkan diri anda melanggar aturan yang sudah anda buat
sendiri. Percayalah jika sekali saja anda membiarkan aturan tersebut anda
langgar, itu akan menjadi kebiasaan yang mungkin tanpa anda sadari, dan
tiba-tiba anda sudah berada di jurang kehancuran.
3M’s
of successful trading : mind-method-money
Mind erat kaitanya dengan faktor psikologi, termasuk
ketika anda nantinya menerapkan manajemen resiko dan trading plan. Termasuk
juga apakah nantinya anda akan berani menahan posisi terbuka yang sudah mengalami
profit ? termasuk juga apakan nantinya anda akan berani untuk menerpakan stop
loss pada setiap anda transaksi dan tidak tergoda untuk membatalkannya stop
loss tersebut ?
Method ( metode) erat kaitanya berhubungan dengan sistem
strategi dan trading yang anda gunakan. Metode yang anda gunakan tersebut
sebaiknya adalah metode yang sudah teruji keampuhan tersebut. bukan berarti metode yang bisa 100% (selalu
profit). Namun sebagimana yang sudah kita bahas sebelumnya, memilih win loss
ratio yang baik.
Money (uang) tentang bagaimana cara kita mengelola modal
kita dengan cara menerapkan manajemen modal yang baik. yang telah dibahas dalam
modul pembelajaran ini.
Ketiga M (3M) ini adalah satu kesatuan yang tidak boleh
untuk dipisahkan, harus serasih antara metode yang di gunakan dengan kemampuan
modal, dan juga harus mempunyai keberanian untuk mengeksekusi transaksi
tersebut berdasarkan trading plan anda.
Don’t
be greedy
Semua orang pasti berpendapat bahwa serakah itu tidak
baik. itulah gunanya target profit, untuk mencegah anda menjadi terlalu
bernafsu dalam memburu ikan besar, namun anda membuang semua ikan kecil dari
ember. Pada saat harga sudah menyentuh target profit anda, sudahlah, terima
itu. Meskipun harga tersebut ternyata masih melanjutkan pergerakannya. Anda
masih memiliki banyak waktu untuk mencari peluang lain.
Demikian juga pada saat pasat dengan bengisnya menghajar
level stop loss anda. sudalah, terima saja. jangan tergoda atau terpengaruh
untuk membatalkan stop loss anda, pada saat harga semakin mendekati level
tersebut. ingatlah bahwa stop loss tersebut, pada dasarnya merupakan penyelamat
akun anda dari potensi kerugian yang semakin besar.
Cut
your losses early, let your profits run
Jangan lakukan sebaliknya, ini sangat penting. Dikarekan
banyak trader yang justruk melakukan sebaliknya. Pahamilah bahwa tidak mengapa
sesekali mengambil satu langkah mundur
untuk mengambil dua langkah maju. Mungkin saat ini terdengar aneh untuk anda,
namun di luar sana banyak trader yang kuat berlama-lam menahan posisi loss
ratusan pips namun secara menutupnya posisi yang sedang profit meskipun itu
baru beberapa pips saja, jika ini yang anda lakukan, ibaratnya anda mengambil
satu langkah maju tetapi kemudian mundur Sembilan langkah.
Don’t
bet the farm
Jangan overtrade, jangan pernah tergoda untuk melakukan
transaksi dalam jumlah yang besar tanpa didukung dengan perhitungan dan
manajemen modal yang baik, banyak trader yang melakukan hal tersebut hanya
mendapatkan satu tujuan : agar cepat untuk menghasilkan profit dalam waktu
singkat. Mereka tidak ingat bahwa, semakin besar jumlah transaksi yang
dilakukannya, maka potensi kerugian akan semakin besar juga.
Intuition
: friend or foe
Intuisi itu lawan atau kawan ?
Konon, trader yang sudah berpengalaman akan mempunyai
“insting pasar” yang lebih tajam.
Apakah itu benar ?
Dan apakah boleh menggunakan insting dalam trading ?
Sepertinya kata yang lebih tepat adalah : “intuisi”
daripada “insting”. Karena insting lebih kepada kemampuan hewan bertahan hidup,
misal ada seekor kucing yang sudah dipelihara seseorang sejak kecil (tanpa
induknya). Karena anda kucing tersebut ditemukan sudah terlantar ditempat
sampah, tetapi pada perkembangan anak kucing tersebut, tetap tahu cara
bagaimana membersihkan badan, caranya makan, dan cara menutup kotorannya
sendiri dengan pasir, tanpa diajari oleh pemiliknya, dia tahu bagaimana cara
melakukan hal-hal itu secara ilmiah, (itulah insting).
Apakah ada seseorang yang diberkati dengan insting pasar
? entahlah, tetapi sejauh ini bahkan seorang
trader hebat pun memperoleh kemampuan dari belajar dan juga berdasarkan pengalamanya bertahun-tahun
untuk menggeluti pasar. Pengalaman itulah memperkuat “intuisi”, namun ketika
itu intuisi yang bekerja. Intuisi yang diperoleh dari pengalaman untuk
mengamati pasar selama bertahun-tahun.
Lalu bagaimana ? apakah boleh trading hanya menggunakan
intuisi ?
Itu terserah anda, tetapi
sangat tidak disarankan, trading tanpa bantuan analisis yang obyektif.
Selamat trading dan salam sukses.
Daftar
Live Account Foreximf klik di bawah ini :
